Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Panduan Beternak – Hallo semua berjumpa lagi bersama kami. Kali ini kami ingin memberikan sedikit Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan. Jika kalian ingin beternak lele namun masih belum mengerti, kalian bisa membaca panduan yang akan kami berikan di bawah ini. Tanpa menunggu terlalu lama langsung saja bahas artikel yang kami buat di bawah ini.

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Panduan Beternak Kambing Etawa Dengan Benar

Ikan Lele merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Ikan lele mudah di kenali karena tubuhnya yang licik agak pipih memanjang, serta memiliki kumis yang panjng mencuar dari sekitar bagian mulutnya. Ikan memiliki jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat seperti ini, beternak ikan lele akan sangat menguntungkan bila di lakukan secara intensif. Jika kalian ingin berternak kalian harus mengetahui Panduan Beternak Ikan Lele. QDewi Login

Dalam beternak ikan lele terdapat dua segmen usha budidaya ikan lele, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen pembenihan betjuan untuk menghasilkan benih ikan lele, sedagnkan segmen kali ini alamtani utuk menghasilkan ikan lele siap komsumsi. Namun jika kalian ingin tau bagaimana panduan beternak ikan lele langsung saja sebagai berikut :

  • Persiapan Kolam Untuk Ikan Lele

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Dalam Beternak Ikan Lele memiliki beberapa macam kolam yang bisa kalian gunakan untuk tempat Ternak Ikan Lele. Setiap tipe kolam memiliki keunggulanya dan kelemahan masing-masing, bila di tinjau dari segi usaha budidaya. Untuk memustuskan kolam apa yang cocok, harap pertimbangkan kondisi lingkungan ketersediaan tenaga kerja dan sumber dana yang ada.

Untuk kolam yang biasa di gunakan untuk beternak lele adalah, kolam tanah, kolam semen, kolah terpal, jaring apung dan keramba. Untuk kolam – kolam yang kami berikan itu biasanya paling sering di gunakan untuk beternak ikan lele.  Nah jika kalian ingin membuat kolam berikut ini akan kami berikan beberapa tahapan untuk membuar kolah sebagai berikut

1. Pengeringan Dan Pengolahan Tanah

Sebelum kalian menaburkan benih ikan  lele kolam harus di keringkan terlebih dahulu. Lama pengeringan berkisar 3-7 hari atau bergabung pada teriknya sinar matahari. Sebagai patkan, apabila permukaan tanah sudah kelihat retak-retak, kolam bisa di anggap sudah cukup kering.

Pengeringan kolam bertujuan untuk memutuskan keberadaan mikroorganisme jahat yang menyebabkan bibit penyakit. Mikroorganisme tersebut bisa berkembangdari periode budidaya ikan lele sebelumnya, dengan pengeringan dan pejemuran sebagian besar mikroorganisme patogen akan mati.Setelah di keringakan, permukaan tanah bisa kalian bajak atau di balik dengan cangkul pembajakan tanah di perlukan untuk memperbaiki kegemburan tanah dan membuah gas beracun yang bertimbun di dalam tanah.

Dalam proses pembajakan, angkar lapisan lumpur hitam yang terdapat di dasar kolam. Lumpur tersebut biasanya berbau busuk karena menyimpan gas-gas beracun seperti amoni dan hidrogen sulfida. Gas – gas itu terbentuk dari tumpukan sisa pakan yang tidak di makan oleh ikan lele.

2. Pengapuran dan Pemupukan

Pengapuran berfungsi untuk menyeimbangkan keasaman kolam dan membantu memberantas mikrorrganisme patogen. Jenis kapur yang di gunakan adalah dolomit atau kapur tohor.Pengapuran di lakukan dengan cara di tebar secara merata di permukaan dasar kolam. Setelah di tebarkan kapur, balik tanah agar kapur meresap ke bagian dalam. Dosis yang di perlukan untuk pengapuran adalah 250-750 gram per meter persegi.

Atau tergantung pada derajat keasaman tanah semakin asam tanah semakin banyak kapur yang di butuhkan.Jika kalian sudah selesai pengapuran maka selanjutnya kalian melakukan pemupukan. Kegunaan paduan ppupuk organi di tambah urea dan TPS. Jenis pupuk organik yang di anjurkan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos.

Dosisnya sebanyak 250-500 gram per meter persegi, sedangkan pupuk kimianya adalah urea dan TPS masing-masing 15 gram dan 10 gram per meter persegi. Pemupukan dasra kolam bertujuan untuk menyediakan nutrisi bagi biota air seperti fitoplanktop dan cacing. Biota tersebut beguna untuk makanan alami ikan lele.

3. Pengaturan Air Kolam

Jiak 2 hal di atas sudah kalian lakukan maka selanjutnya kalian bisa mengisi kolam dengan air. Untuk air kolam yang ideal untuk ikan lele adalah 100-120 cm. Pengisian kolam di lakukan secara bertahap, setelah kolah di pupuk kalian bisa isi air dengan sampai batas 30-40 cm.

Setelah itu biarkan kolam yang di isi air terkena sinar matahari selama satu minggu Dengan terkena matahari maka akan tembus hingga dasar kolam dan memungkinkan biota dasara kolam seperti fitoplankton tumbuh dengan baik. Air kolam yang sudah di tumbuhi oleh fitoplankton berwana kehijauan.Setelah satu minggu maka beni ikan lele sudah bisa kalian tebarkan di dalam kolam. Selenjutnya air kolam di tambahkan secara bersekala sesuai dengan pertumbuhan ikan lele sampai pada ketinggian idelanya.

  • Memilih Benih Ikan Lele

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Tingkat kesuksesan budidaya ikan lele sangat di tentukan oleh kualitas benih yang di tebar. Ada beberapa jenis ikan lele yang biasa di budidayakan di Indonesia. Untuk memilih ikan lele kami sangat merekemondasikanikan lele sangkuriang yang merupakan hasil berbaikan dari ikan lel dumbo. Untuk mendapatkan benik ikan lele biasanya membelinya atau melakukan pembenikan ikan lele sendiri. Jika kalian ingin mengetahui syarat benu unggul sebagai berikut :

1. Syarat Benih Lele Yang Bagus

Benih yang ditebar harus benih yang benar-benar sehat. Ciri-ciri benih yang sehat gerakannya lincah, tidak terdapat cacat atau luka dipermukaan tubuhnya, bebas dari bibit penyakit dan gerakan renangnya normal. Untuk menguji gerakannya, tempatkan ikan pada arus air.

Jika ikan tersebut menantang arah arus air dan bisa bertahan berarti gerakan renangnya baik.Ukuran benih untuk budidaya ikan lele biasanya memiliki panjang sekitar 5-7 cm. Usahakan ukurannya rata agar ikan bisa tumbuh dan berkembang serempak. Dari benih sebesar itu, dalam jangka waktu pemeliharaan 2,5-3,5 bulan akan didapatkan lele ukuran konsumsi sebesar 9-12 ekor per kilogram.

2. Cara Menebar Benih Lele

Sebelum benih ditebar, lakukan penyesuaian iklim terlebih dahulu. Caranya, masukan benih dengan wadahnya (ember/jeriken) ke dalam kolam. Biarkan selama 15 menit agar terjadi penyesuaian suhu tempat benih dengan suhu kolam sebagai lingkungan barunya. Miringkan wadah dan biarkan benih keluar dengan sendirinya.

Metode ini bermanfaat mencegah stres pada benih.Tebarkan benih ikan lele ke dalam kolam dengan kepadatan 200-400 ekor per meter persegi. Semakin baik kualitas air kolam, semakin tinggi jumlah benih yang bisa ditampung. Hendaknya tinggi air tidak lebih dari 40 cm saat benih ditebar. Hal ini menjaga agar benih ikan bisa menjangkau permukaan air untuk mengambil pakan atau bernapas. Pengisian kolam berikutnya disesuaikan dengan ukuran tubuh ikan sampai mencapai ketinggian air yang ideal.

  • Pakan Untuk Beternak Ikan Lele

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan lele. Ada banyak sekali merek dan ragam pakan di pasaran. Pakan ikan lel yang biak adalah pakan yang menawarkan Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu. FCR adalah rasio jumlah pakan perbanding pertumbuhan daging, semakin kecil nilai FCR maka akan semakin baik kualitas pakan.

Untuk mencapat hasil maksimal dengan biaya yang minimal terapkan pemberian pakan utama dan pakan tambahan secara berimbingan. Bila pakan pabrik terasa mahal, maka kalian bisa mencoba membuat pakan sendiri. Berikut ini akan memberikan beberapa metode untuk memberikan pakan lele :

1. Memberikan Pakan Awal

Sebagai ikan karnivora, pakan ikan lele harus banyak mengandung protein hewani. Secara umum kandungan nutrisi yang dibutuhkan ikan lele adalah protein (minimal 30%), lemak (4-16%), karbohidrat (15-20%), vitamin dan mineral.

Berbagai pelet yang dijual dipasaran rata-rata sudah dilengkapi dengan keterangan kandungan nutrisi. Tinggal kita pandai-pandai memilih mana yang bisa dipercaya. Ingat, jangan sampai membeli pakan kadaluarsa.Pakan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan. Secara umum setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Misalnya, ikan lele dengan bobot 50 gram memerlukan pakan sebanyak 2,5 gram (5% bobot tubuh) per ekor.

Kemudian setiap 10 hari ambil samplingnya, lalu timbang dan sesuaikan lagi jumlah pakan yang diberikan. Dua minggu menjelang panen, persentase pemberian pakan dikurangi menjadi 3% dari bobot tubuh.Jadwal pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan nafsu makan ikan. Frekuensinya 4-5 kali sehari. Frekuensi pemberian pakan pada ikan yang masih kecil harus lebih sering.

Waktu pemberian pakan bisa pagi, siang, sore dan malam hari. Ikan lele merupakan hewan nokturnal, aktif pada malam hari. Pertimbangkan pemberian pakan lebih banyak pada sore dan malam hari. Si pemberi pakan harus jeli melihat reaksi ikan. Berikan pakan saat ikan lele agresif menyantap pakan dan berhenti apabila ikan sudah terlihat malas untuk menyantapnya.

2. Memberikan Pakan Tambahan

Selain pakan utama, bisa dipertimbangkan juga untuk memberi pakan tambahan. Pemberian pakan tambahan sangat menolong menghemat biaya pengeluaran pakan yang menguras kantong.Apabila kolam kita dekat dengan pelelangan ikan, bisa dipertimbangkan pemberian ikan rucah segar.

Ikan rucah adalah hasil ikan tangkapan dari laut yang tidak layak dikonsumsi manusia karena ukuran atau cacat dalam penangkapannya. Bisa juga dengan membuat belatung dari campuran ampas tahu.Keong mas dan limbah ayam bisa diberikan dengan pengolahan terlebih dahulu. Pengolahannya bisa dilakukan dengan perebusan. Kemudian pisahkan daging keong mas dengan cangkangnya, lalu dicincang.

Untuk limbah ayam bersihkan bulu-bulunya sebelum diumpankan pada lele.Satu hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pakan ikan lele, jangan sampai telat atau kurang. Karena ikan lele mempunyai sifat kanibal, yakni suka memangsa sejenisnya. Apabila kekurangan pakan, ikan-ikan yang lebih besar ukurannya akan memangsa ikan yang lebih kecil.

  • Pengelolaan Air Kolam

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

  • Mengatasi Hama Dan Penyakit

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Hama yang paling umun dalam budidaya ikan lel antara lain hama predator seperti linsang, ular, sero, musang air dan burung. Sedangkan hama yang menjadi pesaing antara lain ikan mujair. Untuk mencegahkannya yaitu dengan memasang saraingan pada jalan masuk dan keluar air atau memasang pagar di sekitar kolam. Panduan Beternak Ikan Lele.

Penyakit pada  budidaya ikan lel bisa datang dari protozoa, bakteri dan virus. Ketiga mikroorganisme ini menyebabkan berbagai penyakit yang mematikan ikan lel. Beberapa di antaranya adalah bintih, kembung perut dan luka di kepala dan ekor.

Untuk mencegah timbulnya penyakit infeksi adalah tetap menjaga kualitas air, mengontrol kelebihan pakan, menjaga kebersihan kolam, dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28 C. Selain penyakit infeksi, ikan lel juga bisa terserang penyakit non-infeksi seperti kuning, kekurangan vitamin dan lain – lain.

  • Panen Ikan Lele

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Dalam beternak lel pastinya yang kalian tunggu adalah panen. Ikan lele biasanya di panen setelah mencapai ukuran 9-12 per kg. Ukuran sebesar itu bisa di capai dlaam tempo 2,5-3,5 bulan dari berukuran 5-7 cm. Berbeda dengan konsumsi dometik, ikan lele untuk tejuan eksppor biasanya mencapai ukuran 500 gram per ekor.

Satu hari sebelum panen, sebaiknya ikan lel tidak di beri pakan, agar tidak buang kotoran saat di angkut. Pada saat ikan lel di panen lakukan sortasi untuk memisahkan lel berdasarkan ukurannya. Pemisahan ukuran berdampak pada harga. Ikan lel yang sudah di sortasi berdasarkan ukuran akan menuingkatkan pendapatan bagi peternak.

Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan

Itulah beberapa Panduan Beternak Ikan Lele dari kami mengenai Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan. Jika kalian ingin beternak lele kalian bisa mencoba menggunakan panduan yang kami berikan ini. Dalam beternak lele kalian akan mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. Apabila kalian juga bisa berlangganan dengan restoran rumah makan.

Jangan lupa baca juga :

Panduan Belajar Beternak

Angon Kambing

Mungkin sampai di sini dulu perjumpaan kita kali ini di artikel Panduan Beternak kami yang berjudul Panduan Beternak Ikan Lele Menguntungkan. Sampai jumpa kembali di artikel panduan kami yang selanjutnya dengan panduan yang berbeda pastinya. Atas waktu kalian untuk membaca artikel ini kami ucapkan Terima Kasih.

 

Panduan Beternak Memberikan Segala Jenis Tentang Cara dan Bagaimana Beternak serta Melakukan Ternak Yang Baik

Panduan Cara Beternak

Related Post

  • Jenis Penyakit Ikan Lele Dan Cara Pengobatinya 150x150

    Jenis Penyakit Ikan Lele Dan Cara Pengobatinya

    Panduan Beternak -  Hallo guys berjumpa bersama kami kali lagi yang hari ini membahas mengenai Jenis Penyakit Ikan Lele Dan Cara Pengobatinnya. Nah jika kalian merupakan para peternak dan ingin
  • Tips Memilih Ikan Louhan Untuk Di Pelihara 150x150

    Tips Memilih Ikan Louhan Untuk Di Pelihara

    Panduan Beternak - Hai guys, kami ingin memberkikan sedikit Tips Memilih Ikan Louhan kepada kalian agar kalian bisa mendapatkan ikan yang bagus untuk di pelihar. Bagi kalian yang sedang kesulitan
  • Cara Budidaya Ikan Nilem Bagi Pemula 150x150

    Cara Budidaya Ikan Nilem Bagi Pemula

    Panduan Beternak - Cara Budidaya Ikan Nilem Bagi Pemula adalah pembahas kita kali ini. Jika kalian ingin mencoba untuk budidaya ikan nilem. Kalian bisa simak artikel kami di bawah ini, karna kami
  • 5 Jenis Ikan Air Tawar Paling Ganas Di Dunia 150x150

    5 Jenis Ikan Air Tawar Paling Ganas Di Dunia

    Panduan Beternak - 5 Jenis Ikan Air Tawar Paling Ganas Di Dunia. Hallo para pecinta hewean peliharaan atau bagi kalian yang senang budidaya ikan. Nah jika kalian senang pelihara ikan berikut ini ada
  • Cara Budidaya Ikan Baung Yang Sangat Menguntungkan 150x150

    Cara Budidaya Ikan Baung Sangat Menguntungkan

    Panduan Beternak - Cara Budidaya Ikan Baung Yang Sangat Menguntungkan pastinya sangatlah di gemari oleh para pembudidaya ikan baung ini. Nah apakah kalian juga ingin menjadi seorang yang sukses dalam